Korban Banjir dan Longsor di Sumatra Tembus 1.182 Jiwa, Ratusan Masih Hilang.

Angka korban jiwa akibat rangkaian bencana banjir dan tanah longsor di Sumatera kembali bertambah. Hingga Selasa, 6 Januari 2026, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat total korban meninggal dunia mencapai 1.182 jiwa.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyebut penambahan korban berasal dari beberapa daerah terdampak. Di Aceh Utara tercatat satu korban meninggal, Langkat dua jiwa, dan Tapanuli Tengah satu jiwa.

“Sehingga ini menambah jumlah total korban jiwa meninggal dunia menjadi 1.182 jiwa,” ujar Abdul Muhari dalam konferensi pers di Kantor BNPB, Jakarta Timur.

Di tengah pembaruan data tersebut, Abdul juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Ia mengungkapkan, hingga hari ini masih terdapat 145 orang yang dinyatakan hilang, sementara upaya pencarian terus dilakukan oleh tim gabungan di lapangan.

Selain korban meninggal dan hilang, dampak bencana masih terasa kuat pada kehidupan warga. BNPB mencatat 238.627 jiwa saat ini masih harus bertahan di pengungsian, meninggalkan rumah dan ruang hidup mereka yang terdampak banjir serta longsor.

Bencana yang melanda sejumlah wilayah Sumatera ini kembali menjadi pengingat rapuhnya wilayah rawan bencana, sekaligus pentingnya kesiapsiagaan dan perlindungan bagi warga yang tinggal di kawasan berisiko tinggi.

***

Ahmad Supardi, SustainergyID

Tinggalkan komentar

Sedang Tren