Anugerah Jurnalistik Pertamina 2025 diikuti oleh 2.685 karya jurnalistik yang datang dari berbagai daerah di Indonesia. Foto: Pertamina

Anugerah Jurnalistik Pertamina (AJP) 2025 resmi diumumkan. Jurnalis SustainergyID, Ahmad Supardi, meraih Juara 3 Teritori Sumatera Bagian Selatan kategori Karya Tulis Non Bisnis melalui karya berjudul “Belida, Sungai dan Kolam Harapan di Sungai Gerong”.

Tulisan tersebut mengangkat upaya konservasi ikan belida di Sungai Gerong, Sumatera Selatan. Kisah ini menempatkan belida sebagai simbol harapan pelestarian ekosistem sungai sekaligus keberlanjutan sumber daya hayati yang bergantung pada kesehatan lingkungan perairan.

Selain kategori non bisnis, Ahmad Supardi juga mengikuti kategori Karya Tulis Bisnis pada AJP 2025. Melalui artikel “Panel Surya di Pulau Semambu: Panen Terjaga, Api Reda”, ia meraih Juara Potensial Teritori Sumatera Bagian Selatan. Tulisan tersebut mengulas pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang membantu menjaga produktivitas pertanian sekaligus mengurangi risiko kebakaran lahan di Pulau Semambu, Ogan Ilir, Sumatera Selatan.

“Alhamdulillah, ini kali pertama saya mengikuti AJP. Semoga ke depan isu konservasi dan energi baru terbarukan semakin menjadi sorotan bersama,” ujar Ahmad Supardi.

Baca: Belida, Sungai, dan Kolam Harapan di Sungai Gerong

Baca: Panel Surya di Pulau Semambu: Panen Terjaga, Api Reda

Dua Karya Ahmad Supardi Antar SustainergyID Berprestasi di AJP 2025. Foto: Dok. Unsri.

Secara nasional, PT Pertamina (Persero) menetapkan 25 Pemenang Nasional Anugerah Jurnalistik Pertamina 2025 serta satu penghargaan tertinggi Best of The Best. Pengumuman pemenang berlangsung di Grha Pertamina, Jakarta, Jumat (12/12/2025), dan dihadiri insan pers dari berbagai daerah di Indonesia.

Selain pemenang nasional, Pertamina juga mengumumkan 239 Juara Tahap Teritori serta 80 Juara Potensial dari 10 wilayah teritori di seluruh Indonesia. Pada AJP 2025, total terdapat 2.685 karya jurnalistik yang berpartisipasi dari seluruh Indonesia.

AJP menjadi ajang apresiasi bagi karya jurnalistik yang mengangkat isu energi. Penghargaan Best of The Best diraih oleh jurnalis DAAI TV Medan, Mhd Febrinanda Primada, dari Teritori Sumatra Bagian Utara, melalui karya “Energi dari Balik Jeruji”. Karya ini dinilai memiliki kekuatan narasi, kedalaman pesan, serta sensitivitas kemanusiaan yang kuat.

“Penghargaan ini menjadi pelipur lara di tengah duka. Kami bersyukur, namun hati kami tetap tertuju kepada saudara-saudara kita di Sumatra yang sedang tertimpa musibah,” ujar Mhd Febrinanda.

Melalui Anugerah Jurnalistik Pertamina 2025, Pertamina kembali menegaskan peran jurnalis sebagai mitra strategis dalam menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, dan memberi kontribusi positif bagi pembangunan nasional.

***

A. Wijaya, SustainergyID

Tinggalkan komentar

Sedang Tren